Sosialisasi Ranperda Ketahanan Keluarga DPRD Riau Memanas, Warga Soroti Janji Politik hingga Minimnya Bantuan
Kegiatan sosialisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pemberdayaan ketahanan keluarga yang digelar anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan Indragiri Hilir, Sabtu (16/5/2026)
INHIL--(KIBALTRIAU.COM)--Kegiatan sosialisasi rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pemberdayaan ketahanan keluarga yang digelar anggota DPRD Provinsi Riau daerah pemilihan Indragiri Hilir, , di Gang Keluarga, Kelurahan Tembilahan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, berlangsung penuh kritik dan sorotan dari masyarakat, Sabtu (16/5/2026).
Acara tersebut dihadiri tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, pemuda, hingga sejumlah ketua RT dan RW. Tim DPRD Provinsi Riau terlebih dahulu menyampaikan materi mengenai pentingnya ketahanan keluarga, kerukunan sosial, serta penguatan ekonomi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang dinilai semakin sulit.
Namun suasana mulai berubah ketika sesi dialog dibuka untuk masyarakat.
Kesempatan pertama dimanfaatkan oleh PK Arafat selaku Ketua Rukun Kematian sekaligus RW di lingkungan Parit 16 dan 17. Ia menyampaikan keluhan panjang terkait kondisi areal pemakaman warga yang hingga kini dinilai belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menurutnya, masyarakat sudah berkali-kali mengajukan proposal pembangunan dan perbaikan pemakaman melalui berbagai jalur, termasuk dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), namun hasilnya belum terlihat.
“Bahkan acara Musrenbang pun sudah kami ajukan mungkin lebih dari lima kali. Bahkan Bupati Herman juga pernah sampai ke simpang pemakaman kami. Tapi sampai hari ini belum ada keseriusan pemerintah untuk membantu pembangunan pemakaman ini,” ujar Arafat kepada wartawan saat diwawancarai melalui sambungan telepon seluler.
Arafat menegaskan bahwa persoalan pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun wakil rakyat.
Situasi forum kemudian semakin memanas ketika seorang mantan mahasiswi bernama Putri menyampaikan kritik terbuka terkait pola pendekatan politik yang menurutnya masih sering dirasakan masyarakat kecil.
“Kami tidak mau hanya dijanji-janjikan. Kami juga tidak mau masyarakat cuma diberi gula satu kilo atau minyak satu kilo lalu setelah itu dibungkam. Kalau memang benar ingin membantu masyarakat kecil, berikan bantuan yang nyata dan bermanfaat,” tegas Putri di hadapan peserta sosialisasi.
Ia menilai masyarakat saat ini membutuhkan program nyata yang dapat membantu ekonomi warga secara berkelanjutan, seperti bantuan bibit tanaman, pupuk, bantuan usaha kecil, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Kalau memang serius membantu rakyat kecil, jangan hanya datang saat butuh dukungan. Setelah duduk masyarakat malah seperti dilupakan,” lanjutnya.
Selain persoalan pemakaman dan bantuan masyarakat, tokoh masyarakat Gang Keluarga juga menyoroti minimnya perhatian terhadap Surau Darul Hasanah yang berada di lingkungan tersebut.
Masyarakat menyebut bahwa saat masa kampanye, kondisi surau tersebut sudah diketahui oleh . Namun hingga kini, surau yang masih mengandalkan bantuan para dermawan itu dinilai belum mendapatkan perhatian maksimal dari pemerintah.
“Kami berharap ada bantuan untuk Surau Darul Hasanah. Saat kampanye dulu ibu Septina sudah paham kondisi surau kami. Sampai sekarang surau ini masih berharap uluran tangan para dermawan dan perhatian pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten maupun provinsi,” terang salah seorang tokoh masyarakat Gang Keluarga.
Pernyataan demi pernyataan yang disampaikan warga membuat suasana forum beberapa kali memanas. Meski demikian, kegiatan sosialisasi tetap berlangsung hingga selesai dengan pengawalan panitia dan perhatian tinggi dari masyarakat.
Kegiatan ini menjadi gambaran kuat bahwa masyarakat saat ini tidak hanya ingin mendengar program dan janji, tetapi juga berharap adanya realisasi nyata terhadap kebutuhan dasar warga, mulai dari fasilitas umum, pemakaman, rumah ibadah hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. (Anton).

Tulis Komentar